Info Harga Terkini Dekorasi, Furniture dan Bahan Bangunan

Keistimewaan Metode Waterproofing Integral Dibanding Waterproofing Beton Lainnya

Dalam proses konstruksi, waterproofing adalah bagian dari proses yang sangat penting. Tidak hanya dinilai dari sisi fungsinya bahwa waterproofing sebagai cara membuat bangunan menjadi kedap air. Namun lebih jauh waterproofing dak beton pada konstruksi bangunan merupakan unsur dasar yang membuat fungsi dan usia bangunan tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan.

Ada banyak teknis waterpfooring yang diterapkan dalam dunia konstruksi. Waterproofing membrane, waterproofing membrane bakar, waterproofing coating, waterproofing integral, penggunaan flashband self addhisive, dan waterstop pada sambungan beton, pada dasarnya adalah berbagai jenis metode pengerjaan waterproofing yang umum pada konstruksi.

Semua metode ini tentu saja memiliki keunggulannya masing-masing untuk diaplikasikan. Ada yang secara proses mudah untuk dilakukan, namun ada pula yang membutuhkan tahap-tahap yang mungkin saja lebih rumit untuk mendapatkan hasil maksimal.

Namun demikian, di antara banyak metode pengerjaan waterproofing tersebut, dapat diambil kesimpulan untuk sementara bahwa metode waterproofing model integral adalah yang lebih sederhana, mudah, sekaligus tidak memakan waktu yang lama.

Cara Kerja dan Keistimewaan Waterproofing Integral

Dibandingkan dengan metode waterproofing membrane bakar yang mungkin terasa sulit karena harus melalui beberapa tahap secara teliti. Waterproofing model integral tentu jauh lebih sederhana. Bahan utama waterproofing pada teknis ini telah tersedia dalam bentuk cairan yang cara kerjanya cukup dicampurkan dengan adonan komponen beton pada mesin mixer.

Dengan takaran yang sesuai dan proses yang benar, kekuatan waterproofing integral juga sangat teruji. Satu-satunya potensi kebocoran yang mungkin terjadi dalam metode ini adalah jika konstruksi betonnya sendiri mengalami keretakan. Dan karena prosesnya yang cukup dicampur dengan komponen beton pada mesin mixer, maka memang waterproofing jenis ini lebih cocok diterapkan pada pembangunan basement, septic tank, fabrikasi gorong-gorong dan lain sejenisnya.

Sekarang apa saja keistimewaan metode waterproofing model integral ini dalam konstruksi bangunan? Setidaknya ada tiga hal yang paling menentukan keunggulannya, yaitu;

Proses yang sederhana

Tidak seperti pada metode waterproofing lain yang mengharuskan pembersihan area dari berbagai macam partikel debu dan lain sebagainya, mode integral dapat dilakukan dengan sangat simple. Cairan waterproofing yang sudah tersedia dan sesuai komposisi, cukup dituangkan saja pada komponen adonan beton yang akan dicampur dalam mesin mixer.

Waktu yang singkat

Memasukkan cairan waterproofing ke dalam mesin mixer kemudian mulai melakukan betonisasi pada basement atau septic tank, jelas lebih cepat daripada harus melakukan berbagai langkah-langkah kompleks yang lain. Jadi dari sisi ini, model integral waterproofing jelas memiliki keunggulan dari sisi waktu yang lebih cepat pada proses aplikasinya.

Kuat dan  tahan lama

Alasan terakhir yang menjadi keistimewaan metode pengerjaan waterproofing dengan teknis integral ini adalah kekuatannya yang juga sangat solid. Dengan ukuran yang sesuai saat proses mixing pada betonisasi, jaminan untuk anti bocor pada teknis ini nyaris mencapai angka 100 persen. Satu-satunya penyebab kebocoran yang umumnya terjadi adalah karena retakan pada struktur betonnya sendiri.

Dengan berbagai keunggulan ini, maka waterproofing dak beton menggunakan metode pengerjaan integral memang lebih banyak disukai pada konstruksi basement umumnya. Karena jika pun suatu saat ditemui retakan pada struktur beton yang mengakibatkan kebocoran, maka proses perbaikannya pun cukup mudah. Yakni hanya dengan menggunakan injeksi beton dan kebocoran pun teratasi.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Might Also Like